Itenary Tour Armenia Georgia Budget Minimal 6 Hari

Bagi yang bingung mau traveling ke mana, kamu bisa coba Itenary Tour Armenia Georgia Budget Minimal 6 Hari. Negara yang indah dan letaknya bersebelahan. Biaya hidup di Armenia dan Georgia cukup murah. Apalagi di Armenia. Kami ke sana awal bulan Februari. Akan lebih indah jika ke sana pada saat musim panas.

Visa ke Armenia (E-Visa) hanya 7 $ dan selesai 3 hari kerja. Dan Visa ke Georgia 21$ dan selesai 5 hari kerja. Visa dapat di apply melalui internet.

Karena saya ber 5 dengan teman saya, maka kami memutuskan menyewa apartemen dengan tipe 2 kamar, 3 bed. Lengkap dengan ruang tamu dan dapur. Jadi bisa lebih hemat karena kami masak sendiri. Di Armenia kami menyewa guide, sehingga lebih banyak tempat yang kami kunjungi. Hampir dari ujung ke ujung Armenia.

Biaya apartemen sekitar 400-500 ribu per malam. Jadi per orang Rp 100.000 per malam. Dari georgia ke Armenia bisa menggunakan bus dengan perjalanan 7 jam dan harga tiket 160ribu sudah dijemput taksi dari apartemen ke stasiun (gratis).

Kemungkinan summer saya akan kesana lagi, hehehe

Hari 1

Georgia yang terletak tidak jauh dari apartemen
Georgia yang terletak tidak jauh dari apartemen

Sampai di Georgia pukul 19.00, lalu menuju apartemen. Sebelumnya dapat membeli kartu internet di bandara seharga 26GEL (131.000) utk 30 Gb untuk 4 orang. Dari bandara ke metro dapat menggunakan bis dari depan bandara dengan biaya 0.5 GEL (~2600). Dari metro menuju apartemen menggunakan taksi 2.6 GEL (~13100). Disarankan mendownload Yandex Taxi ya.

Sesampainya di apartemen, lanjut ke pusat kota yang bisa ditempuh melalui jalan kaki.

Di sini wine dan birnya sangat khas dan murah.

Pabrik wine di Armenia
Pabrik wine di Armenia

Hari ke 2

Mengunjungi Fortress, gereja tua, dan botanical garden yang terletak di diatas bukit dan air terjun. Tidak jauh dari gereja tersebut, terdapat bianglala. Biaya sekitar 6 GEL (31ribu) utk 6 orang. Lalu lanjut ke Varishkala (salah satu pusat kota, di mana terletak sekolah dan universitas). Anak-anak muda di sana melempari salju kepada bus yang lewat karena kebetulan hari itu salju turun. Jadi makin rame.

Kemudian ke mall. Harga-harga di mall lebih murah dari pada di Indonesia.


Hari ke 3

Kami kesiangan, jadi langsung pergi ke restoran India. Agak mahal dibanding dengan restoran lain. Lalu ke stasiun untuk membeli tiket ke Armenia. Di stasiun sempat mencoba makanan Turkmenistan. 11 13 kaya nasi padang.

Lalu malamnya lanjut ke jembatan di pusat kota berbentuk mirip mulut ikan paus dihiasi lampu. Di bawah jembatan terdapat sungai, cocok buat para jones, hehehe.


Hari ke 4

Taksi membawa ke stasiun. Perjalanan menuju Yerevan. Di perbatasan Georgia dan Armenia akan ada pemeriksaan dokumen dan bagasi.

Dilarang memfoto perbatasan setelah turun dari bis.

Sesampainya di Armenia, kami menukar uang. Lalu makan dan menuju apartemen. Biaya dari stasiun ke apartemen 825 Dram (23 ribu). Lalu membeli kartu internet 10gb utk 5 orang seharga 10500 dram (300ribu). Karena hari sudah malam, maka kami hanya ke Republic Square di mana banyak bangunan khas Armenia.


Hari ke 5

Pergi ke Geghard. Agak jauh dari Yerevan . Di sini dijual kulit rubah. Lalu lanjut ke Garni yaitu ujung dari bukit di Armenia. Di sini terdapat gereja tua. Katanya di gereja tersebut pernah berkumpul para pendeta gereja Apostel, dan tiba-tiba jatuh batu yang sangat besar, tetapi tidak melukai siapapun (gambar terlampir). Di depan bangunan akan ada penjual makanan khas Armenia.

Geghard dan Garni terletak di Barat daya Armenia. Lalu kami lanjut ke Sevan (Timur Armenia) membutuhkan sekitar 2 jam perjalanan dari Geghard. Disini terdapat restoran khas Armenia. Dari suasana bahkan makanan. Btw vodka Armenia mengandung 53% (Normalnya 40%). Dan rasa vodka-nya sangat khas. Bahkan di Rusia belum pernah menemukan vodka tersebut. Lalu balik ke kota Yerevan dan sampai pukul 12 malam.

Makanan khas Armenia
Makanan khas Armenia

Hari ke 6

Berangkat dari Yerevan pukul 10 pagi. Dibawa ke museum, dan bangunan bersejarah di kota. Lalu lanjut ke Khor-Virap. Di sini terletak gereja dan katanya disini tempat terjadinya air bah zaman Nabi Nuh. Biasanya di gereja diadakan pernikahan. Waktu itu ada sekitar 2/3 pasangan yang menikah. Lanjut ke gereja diatas bukit. Pemandangan bukit sangat indah dari atas. Kemudian singgah di pabrik wine utk melihat proses pembuatan wine. Dapat mencicipi beberapa jenis wine bahkan vodka dan cognac buatan rumah.

Tempat Terjadinya air bah pada zaman Nabi Nuh

Sebaiknya di Armenia menggunakan guide supaya tidak ketinggalan tempat menarik. Kalau mau saya bisa rekomendasikan guide saya.


Biaya tiket

Karna saya tinggal di Rostov jadi:

  • Rostov-Tbilisi: 500ribu
  • Tbilisi-Yerevan: 160ribu
  • Yerevan-Moscow: 500ribu
  • Moscow-Rostov: 300ribu
Kulit rubah dan guide kami
Makanan Khas Armenia

Sumber: Dicky IN