Selamat pagi, teman-teman. Mau sharing tentang trip saya ke Korea Selatan 10-17 September 2015 kemarin. Saya pergi berenam dengan teman-teman saya.   Tujuan di Korea Selatan kami bagi dua; Busan dan Seoul. Sebelum membahas cerita tentang tempat-tempat yang saya kunjungi, saya berikan sedikit masukan untuk persiapannya. ‪

#PERSIAPAN

1. Visa dan paspor
Persyaratan visa Korea tidak terlalu sulit menurut saya, yang dibutuhkan antara lain: tiket pesawat pp, bookingan tempat menginap, itinerary, tabungan 3 bulan terakhir dalam bentuk rekening koran, paspor, dan foto. Kebetulan saya mengurus visa melalui kantor saya, jadi tidak terlalu sulit prosesnya.

2. Bekal makanan
Untuk urusan makanan, kemarin kami tidak bisa dibilang backpacker ya. Kami membawa rendang, nugget, kering tempe, kering kentang, abon, sosis, mie instan, dan beras. Iya, beras saudara-saudara, lengkap dengan rice cookernya! Agak sedikit memakan waktu sih, karena jadinya terlalu menikmati makannya, berasa udah kayak di rumah sendiri hahaha. Kalau ingin gerak cepat sih, bawa mie instan aja cukup.

3. Penginapan
Selama di Busan dan Seoul kemarin, kami menginap di 3 apartemen yang berbeda via Airbnb. Kenapa 3? Karena kemarin kami terpaksa harus berangkat lebih awal dari rencana semula dan mencari tempat menginap tambahan.

a. Haeundae Beach Henry’s Loft 4 Beds di Busan
Henry ini host yang baik, bolehin check out late dan peralatan yang disediakan di apartemennya cukup lengkap, bahkan ada rice cooker dong! Cukup dekat dengan Haeundae Beach, lumayan jalan kakinya sambil menikmati suasana Busan.
https://www.airbnb.com/

b. Steve’s apartment di Busan
Satu apartement dengan Henry, beda lantai aja. Gak selengkap Henry, tapi ya ada harga ada barang sih. Kalau cuman menginap sehari/2 hari di Busan, cukup recommended soalnya murah kalau dibagi berenam biaya inapnya. Steve juga sangat baik mengijinkan kami late check out.
c. Maya’s apartment di Seoul
What can I say yah? She’s the best host out of the three! Apartemennya dekat dengan Hapjeong Station. Dia kasih kita kue dan minuman, portable wifi, apartemen bersih, pokoknya the best! Terharunya, dia bolehin kami super early check in :') Recommended buat yang cari tempat menginap untuk berenam!
https://www.airbnb.com/rooms/5693266

4. Tiket ITX to Nami Island
Jadi, untuk pergi ke Nami Island, kita bisa berangkat dari Cheongyangni Station dengan ITX lalu turun di Gapyeong station yang dilanjut dengan shuttle busnya. Cara ini bisa menghemat waktu. Nah, untuk ke Nami Island kita naik ITX biar cepet. Kenapa harus booking online? Karena menurut referensi yang saya baca, mesin tiketnya belum ada pilihan bahasa inggrisnya, jadi agak susah kalau mau beli on the spot. (Ternyata bisa beli on the spot ada menu englishnya. Tapi kalo group mending beli online biar duduknya deketan)
Bookingnya mudah kok, cukup buka letskorail.com. Pilih Rail Tickets ya, bukan KR Pass. Berangkatnya dari Cheongyangni Station ke Gapyeong Station, kamu bisa atur jamnya, sesuaiin juga dengan jadwal tour bus di Nami.

5. Salep pereda nyeri
Karakter tempat-tempat wisata di Korea Selatan ini cukup menantang ya, ada yang mendaki gunung lewati lembah macam Hatori haha Salep pereda nyeri ini cukup membantu, cukup oleskan saat mau tidur, besok kaki anda akan fit kembali untuk menjelajah Korea Selatan! *halah*


#‎INCHEON‬

1. Incheon International Airport
a. Menurut saya, sistem imigrasi di sini tidak terlalu ketat. Setelah mengisi form imigrasi yang diberikan, kami cuman disuruh sidik jari sambil ditanya traveling dengan siapa. Rendang kami lolos-lolos aja dong. Entah karena emang gapapa bawa gituan atau kami yang emang lagi hoki hehe. Makanan kami taruh bagasi waktu itu, yang sebelumnya sudah kami packaging dengan ratusan lapisan macam iklan wafer itu *mulai lebay*

b. Beli tiket bus ke Busan.
Mudah kok carinya, sebelum pintu keluar 10, ada tempat untuk menjual tiket bus ke Busan. Harganya 41800 krw. Ingat ya, bus nya sangat on time! Di jadwal kami berangkat pukul 11.40, 11.35 bis sudah datang, 11.39 kami berangkat! Bisnya sangat nyaman, rasanya gak pengen turun pas nyampe Busan.

c. Beli T-Money di 711/semacamnya
Kami beli T-Money seharga 4000krw dan topup 30000krw. Kalau yang ingin pergi ke Busan selama beberapa hari, harap top-up T-Money agak lebih ya, karena sebenarnya Busan sendiri punya kartunya sendiri. T-Money tetap bisa digunakan di Busan, tapi gak bisa topup di sana, jadi jangan sampai kehabisan saldo selama di Busan ya!


#‎BUSAN‬

2. Terminal bis di Busan terletak di Nopo-dong Station ya, itu ujung banget. Jadi ke tempat penginapan masih sekitar 30-45 menit lagi. Ada tourist centre di sini, jangan kuatir! Jangan takut nyasar di subway Busan ataupun Seoul ya, karena petunjuk yang mereka buat sudah cukup jelas dan dalam bahasa inggris!

Catatan:
Kamu akan ke terminal bis ini lagi saat akan lanjut ke Seoul. Kalau bingung mau pesen tiketnya gimana, tinggal minta tolong ke unni2 di tourist centre. Nanti dia bakal nulisin di kertas kamu mau beli tiket berapa dan kemana, nanti kertas itu tinggal kita kasih ke loket pembelian tiket ke Seoulnya. Gampang kan? Busan-Seoul seharga 23000krw kalo gak salah.

3. Haeundae Beach, Kami sengaja pilih apartemen yang dekat dengan pantai, jadi kami cukup jalan kaki aja kalau ingin ke pantai. Sebenarnya masih lebih cakep pantai-pantai di Indonesia kok, tapi belum ke Busan namanya kalau gak ke pantai Haeundae ini. Pantai ini cukup sering dipakai untuk acara-acara TV Korea.

4. Jagalchi Market, Tempat yang bagus buat hunting seafood! Puterin aja gang-gang di daerah Jagalchi ini. Karena kami gak bisa makan pork, jadi agak sulit emang milihnya. Alhamdulillah nemu seafood resto, 36000krw buat berenam. Kenyang!

5. Gamcheon Culture Village, Siapin energy ya karena karakteristik jalannya yang ada di bukit dan menanjak. Pakai sport shoes lebih baik.

6. Nampo-dong Underground Shopping Centre, Mampir ke sini karena katanya sih murah-murah. Kenyataannya sih biasa aja waktu kami puterin. Apa lagi gak diskon kali ya saat itu? Cuman ada satu toko baju yang recommended, tokonya di pojokan gitu, keliatan rame kok begitu kita exit dari subway. Untuk kaoskaki, saya sempet liat ada yang jual seharga 500krw di sini. Yang paling murah yang saya temuin, soalnya di tempat lain bahkan di Seoul, umumnya dijual seharga 1000krw per pieces. Kalau tas, mending di Insadong aja ya. Ada toko yang jual all bags @ 10000krw. Mau ransel, tas slempang, tas pesta, semua sama harganya. Inget, di Insadong aja belinya! *emak-emak mode on*

7. Gwangan Bridge & Gwangalli Beach, Tempat yang pas didatangin pas malem, kamu bisa liat warna-warni Gwangan Bridge dari Gwangalli Beach.


#‎SEOUL‬

8. Gyeongbokgung Palace, Gwanghwamun Square, Cheonggyecheon Stream, Semua bisa ditempuh dengan jalan kaki, jadi kalau bikin itin, gabungin 3 tempat ini di hari yang sama.

9. Myeongdong, GUDANGNYA MAKEUP! BORONG MAKEUP-NYA GIRRRLSSSS! *CAPSLOCK JEBOL *DOMPET JUGA JEBOL

10. Nami Island, Ada rejeki anak sholehah di sini. Jadiiiii, seharusnya tiket ITX yang sudah kami booking sebelumnya via internet, harus ditukarkan dengan tiket asli dan menunjukkan kartu kredit saat di Cheongyangni Stationnya. Tapi rejeki kami mungkin ya, oppa-oppa KORAIL CENTRE yang kami temui gak terlalu bisa bahasa inggris, dan kami disuruh masuk aja ke ITX nya. Kami dapat tempat duduknya yang kecil gitu, dan pas ada unni2 meriksa tiket, kami dengan polosnya cuman nunjukin print2an tiket bookingan. Sebenernya kami tau kami gakboleh naik, cuman ya karena disuruh masa kami nolak sih *alibi* Nah, unni2nya ini kayaknya gak mau ribet, akhirnya membiarkan kami naik *yaiyalah, masa kami dilempar keluar ITX? HAHA

Sesampainya di Gapyeong station, kami ke Korail Centre untuk menukarkan bookingan kami dengan tiket asli. Sayangnya (?), Oppa2 di sini ngerti, jadi deh kami dapat tiket pulang asli (gak seperti berangkatnya)

Pas tagihan CC datang, sudah kami duga kami hanya dicharge untuk biaya no shows-up pas berangkatnya, karena kami emang gak pernah nukerin tiket berangkatnya. Lumayan lah, fee nya kecil. Jadi, mungkin yang berminat perlu nyoba pasang tampang polos kayak kami!

Dari Gapyeong Station, jalan ke area parkir sebelah kanan, udah ada tempat menunggu bis. Nanti turun di tempat penyebrangan ferry ke Nami Island.

11. Bukchon Hanok Village, Olahraga macam Hatori lagi! Tapi worth it bingits! Sempet nyobain Hanbok selama 30menit di Bukchon Museum nya! 10000krw per orang.

12. Insadong, Pusatnya oleh-oleh! Kemarin kami ke toko yang penjualnya bisa bahasa Indonesia saking seringnya orang Indonesia ke sana

13. Namsan Seoul Tower, Ngeliatin couple-couple masangin gembok cinta

Note:

  1. Hanbok : Sebenarnya ada tempat-tempat yang menyewakan hanbok secara gratis, tapi karena memang kami di Seoul hanya 3 hari, jadi kami tidak punya waktu banyak. Pas di Bukchon gak sengaja nemu tempat yang nyewain Hanbok. Meskipun mahal, tapi kapan lagi pakai Hanbok di negara aslinya?^^
  2. Banana Milk : Dapat dengan mudah dibeli di toko semacam 711 seharga 1300krw. Kalau ke supermarket, biasanya menjual lebih murah per 4botol.
  3. Transportasi balik ke Incheon: Kemarin kami pilih balik ke Incheon via airport bus. Kalau ga salah ingat, cuman 10000krw.
  4. Download aplikasi Subway Korea milik Malang (bisa digunakan di Seoul dan Busan) dan Maps Me untuk offline map. Jadi meskipun data internet kita ga aktif, meminimalisie untuk nyasar.

Sekian sharing pengalaman saya di Korea Selatan. Kalau ada yang ingat, nanti saya tambahkan. Untuk lebih lengkapnya, ada di itinerary saya, bagi yang berminat boleh komen nanti saya kirim via email.
Keliatan banget ya udah capek nulis, haha. Insya Allah akan saya post lengkapnya di blog saya nanti.

Yang pasti, masih pengen ke Korea Selatan lagi. Masih banyak tempat yang ingin saya datangi. Semoga diberikan rejeki lagi untuk mengunjungi Negara yang cantik ini lagi


Sumber:
Artikel & Gambar/Photo dibuat oleh Rachma Indah Lestari melalui Grup Facebook Backpacker Dunia pada Tanggal 28 Oktober 2015