Hai semua, mau sekedar sharing perjalanan kemarin ini dengan keluarga. Saya, papa, mama, dan adik saya berwisata ke Bangkok, tidak dengan bagpacking tentunya. Lebih ke family pack tepatnya. Tiket kami beli di bulan Agustus 2015, untuk perjalanan 23 Januari 2016. Rencananya adalah menghabiskan waktu 4 hari 3 malam di Bangkok saja. Menggunakan flight Air Asia, harga tiket pada saat tersebut adalah IDR 1,9 juta / orang PP.

Untuk akomodasi kami memutuskan untuk menginap di daerah Siam, dan hostel yang kami pilih adalah Chao Hostel Bangkok. Book 2 room, harga per malam nya kira2 IDR 600 ribu / room.

Day 1 – cuaca cerah, panas khas Bangkok

Flight pagi dari CGK, dan sampai di DMK kira2 pukul 10. Mampir dulu beli SIM Card TrueMove seharga 299 Baht. Biasanya saya dari DMK memilih naik bus ke Mo Chit, dan lanjut dengan BTS. Tapi berhubung jalan bareng orang tua, dan bawaan koper gede, akhirnya memutuskan naik taxi. Dari DMK ke hostel kami, kira-kira 600 Baht (sudah plus surcharge bandara 50 Baht *swt.) lebih mahal pastinya, tapi ya sudahlah demi alasan kenyamanan mereka ini
Sampai di hostel, masih belum bisa check in. Jadinya titip koper2 dan langsung jalan ke arah MBK Center. Keliling muter2, sampai akhirnya jam makan siang kami memutuskan makan di Food Island MBK Lantai 6. Banyak pilihan makanan di sini, halal non halal, Chinese food, Indian food, seafood, Western food, Japanese, dan makanan tradisional Thai lainnya. Range harga cukup terjangkau, tapi paling sering yang saya coba adalah antara 50 Baht sampai dengan kira-kira 85 Baht.

Pulangnya kembali ke hostel kemudian check in, dan istirahat. Sore nya jalan ke arah mall2 Siam. FYI, Siam Center tempatnya Madame Tussauds sedang renovasi. Hanya tinggal Madame Tussauds saja yang buka, itupun masuknya lewat belakangnya Siam Discovery ada lift khusus nya langsung ke lantai 6 connecting. Makan malam di Food Republic nya Siam Discovery, ternyata masih lebih enak makan di Food Island nya MBK. Padahal harganya sedikit lebih mahal juga. Lanjut foto2 dan putar2 le arah Siam Square, sampai kemudian balik ke hostel untuk istirahat.

Day 2 – pagi hujan, kemudian mendung

Bangun pagi, sarapan, kemudian tujuan kami pagi ini adalah ke Madame Tussauds Bangkok. Beli tiket online seharga 425 Baht untuk kunjungan sebelum midday, kami sampai di depan pintu lantai 6 pada jam 10 kurang. Masih beres2 mereka, jadi nunggu sebentar sebelum kemudian langsung cuss masuk... Foto2 sana sini, jeprat jepret, setelah puas tujuan kami selanjutnya adalah ke Chatuchak market. Cuaca sudah mulai mendung tebal, dan benar saja sesampainya kami ke BTS Siam, hujan mengguyur. Tapi akhirnya tetap maksa untuk ke Chatucak via BTS Mo Chit (harga tiket 42 Baht). Sampai di BTS Mo Chit, hujan masih turun deras. Nunggu beberapa saat sampai kemudian gerimis, akhirnya maksa nerobos saja. Melipir dulu di pinggir Chatucak Park untuk makan siang, menu standar lah ya, Tom Yum, fried rice, chicken rice dll seharga 50-80 Baht. Belanja ini itu, makan coconut ice cream 30 Baht, akhirnya pulang dengan membawa tentengan beberapa. Pulang ke BTS National Stadium, lalu istirahat bobo sore. Disini nih cuaca udah mulai ga beres, angin dingin bertiup menusuk tulang ........

Menjelang makan malam sempat mampir ke Bangkok Art and Culture Centre. Iri loh liatnya, dimana pekerja seni dan karya seni itu punya wadah yang menampung untuk memperlihatkan karya mereka dan sekaligus berbisnis. Ga tanggung2 pula fasilitas nya, top class deh. Malamnya orang tua memutuskan istirahat, saya dan adik masih lanjut ke arah Central World. Dari BTS Siam, ada skyway untuk ke arah CentralWorld | เซนทรัลเวิลด์ Central World. Saya hitung2 jaraknya sekitar 3.3 Km

Day 3 – suhu Bangkok 16C

Rencana hari ini adalah ke Grand Palace dan sekitarnya. Udara dingin 16C menyambut kami, tidak ada pilihan lain selain memakai jaket tebel. Dari hostel ke Grand Palace, kami book Grabcar dengan total harga 180 Baht. Langsung diantar sampai di pintu depan, jreng jreng... Rombongan tour dari China menyambut kami. Sumpek, antriannya rusuh. Harga tiket masih 500 Baht, sabar mengantri akhirnya dapat juga.

Foto-foto sana sini, di Wat Phra Kaew, komplek Grand Palace, dll. Pemandangan yang bikin beda adalah, semuanya pake baju dingin. Jaket gunung, sweater, syal, menjadi pemandangan yang tidak biasa di area Grand Palace ini. Tujuan selanjutnya adalah ke Wat Pho tiket 100 Baht, tapi melipir dulu ke Tha Chang. Maksudnya adalah cari PadThai Thachang (ผัดไทย ท่าช้าง) Pad Thai yang terkenal itu, tapi ternyata sudah ditertibkan. Sayang, padahal enak pad thai di sana. Akhirnya masuk dan mencoba salah satu warung makan Thai yang kelihatan ramai. Cukup enak juga, harga pun bersahabat.

Selanjutnya jalan ke Wat Pho, berkeliling foto2. Pulangnya naik bus AC no 48 dari Saranrom Park, ke arah Siam. Kena 15 Baht / orang. Turun di Tesco Lotus, semacam Carrefour nya Bangkok, untuk restok bahan camilan. Malamnya keliling2 saja, dan nyoba Thai Massage seharga 250 Baht / 1 jam, di gang nya Jim Thompson. Nama tempatnya Gold’s Hand Massage

Day 4 – hari kepulangan, suhu masih aneh 18-20 C

Makan siang di warung sekitar hostel, untuk kemudian jalan ke bandara DMK. Book Grab car, seharga 300 Baht ke arah airport. Yang penting nyaman buat orang tua.
Dan situasi di DMK crowded banget, kacau. Ribuan turis China yang kemarin ketemu di Grand Palace ternyata pulang juga. Antrian check in bagasi sampai dengan selesai imigrasi, memakan waktu 1,5 jam sendiri. “Untung” nya pesawat kami delay, kalau tidak hampir dipastikan kami akan ketinggalan flight pulang. Sabar menunggu delay, sampai akhirnya kami pulang mendarat di Jakarta sekitar 10 malam.
Kesimpulan yang saya lihat dari pengalaman jalan sama orang tua ini:

  1. Gak bisa perhitungan, kenyamanan yang utama. Untungnya juga orang tua saya masih cukup kuat jalan, ga butuh gimana banget.
  2. Segalanya mesti family pack. Ga bisa cuma mikirin myself aja, mesti ikut mikirin mereka. Mulai dari makanan terutama.
  3. Speed perjalanan juga jadi lebih santai, selow aja ibaratnya ga usah ngejar sampai ngoyo.

Pengalaman yang menyenangkan deh, dan untungnya cuaca Bangkok termasuk “bersahabat” walaupun aneh juga ya bisa sampai kedinginan.

Akhir kata, terima kasih sudah membaca FR saya. Have a nice day.


Sumber:
Artikel & Gambar/Photo dibuat oleh Aditya Sutanto melalui Grup Facebook Backpacker Dunia pada Tanggal 31 Januari 2016