Karena postingan lama saya 'naik' kembali, saya jadi ingat bahwa saya belum share tentang Okinawa di sini, hehe. Saya share foto-foto ini siapa tau bisa bikin kalian berminat untuk mengunjungi Okinawa. Untuk inspirasi itinerar bisa dilihat dari tempat wisata dipostingan ini yach, soalnya saya gak pernah pakai itinerary detail, cuma menulis "mengunjungi orang tua" hehehe. Tapi kalau berminat banget ke Okinawa, Insyaallah nanti saya bantuin bikin itinerarynya.

Mungkin sebagian masih belum tahu Okinawa itu dimana? tapi bagi penggemar dorama Itazura na Kiss 2 - Love in Okinawa pasti sudah memiliki bayang2 Okinawa itu seperti apa, hehehe. Pulau Okinawa merupakan bagian dari kepulauan Ryuku yang terletak di ujung barat daya kepulauan Jepang. Prefektur Okinawa memiliki hampir seratus buah pulau besar dan kecil, beriklim subtropis. Musim dingin di Okinawa gak ada salju, walaupun tahun ini cuacanya sedikit berubah jadi lebih dingin, sedangkan musim panasnya bisa amat sangat panas sekali.

Persiapan:

Okinawa sedang gencar promosi pariwisata jadi visa jepang tujuan Okinawa itu FREE! Caranya mengajukan visa seperti biasa ke Japan embassy, masuk ke Jepang boleh di kota mana saja, tapi itinerary tujuan utama ke Okinawa. Lama pembuatan juga seperti biasa 3-4 hari kerja, setelah selesai nanti di visa ada tulisan remarks 'Okinawa'. Kita tidak akan dipungut bayaran karena biaya di gratiskan / ditanggung oleh pemerintah Okinawa. Bila kurang yakin bisa langsung kontak Japan embassy yach. Untuk pemegang e-paspor bisa langsung masuk menggunakan visa waiver (kebetulan saat pergi saya pakai paspor biasa, sedangkan suami & anak2 sudah e-paspor)

Biaya tiket pesawat & Biaya hidup:

Okinawa itu kota yang ramah keluarga, biaya hidup disana tergolong lebih rendah dibandingkan mainland Jepang. Banyak tempat wisata gratis dan harga makanan lebih murah. Okinawa cocok untuk backpacker, pasangan honeymoon, atau wisata keluarga yang ingin melihat Jepang dari sisi lain. Yang bikin mahal itu transportasi menuju Okinawa, kalau naik pesawat langsung dari jakarta ke Okinawa butuh biaya sekitar 7,5 - 10 juta (transit di korea / taiwan / hongkong), lebih murah kalau naik pesawat low cost seperti AA ke osaka, lalu lanjut naik pesawat lokal low cost seperti peach atau jetstar (oneway hanya 5000 yen, kalau pas promo bisa dapat 1/2 harga). Dengan cara ini kita bisa tetap jalan2 di osaka & sekitarnya, visa tetap gratis, karena tujuan kan ke Okinawa, hehehe.

Tempat wisata:

Okinawa memiliki banyak sekali pantai yang berpasir putih dan memiliki air laut yang bening sejernih kristal, cocok untuk olahraga air ataupun diving. Okinawa terkenal dengan banyaknya warga lanjut usia, tapi sekarang juga ada banyak sekali anak kecil, karena keluarga disana rata2 memiliki banyak anak. Ada banyak sekali koen atau taman bermain di hampir setiap sudut, yang paling anak-anak saya suka disini selalu ada playground yang perosotannya tinggi2. Okinawa juga terkenal dengan world heritage berupa peninggalan kerajaan Ryuku, jangan heran bila terasa ada yang 'beda' ketika jalan2 disana, perpaduan antara budaya Jepang, Cina, dan Amerika sangat terasa sekali.

Transportasi dalam kota:

Okinawa tidak memiliki jalur kereta tapi ada monorail, biasa disebut dengan Yui monorail. Untuk bepergian jarak jauh kita bisa naik bus atau taxi. Naik taxi disini murah kok, sekali buka pintu 500yen, bila bepergian dengan keluarga lebih baik naik taxi. Ada juga bus wisata gratis ke beberapa tempat wisata tertentu. Tempat penyewaan sepeda / motor / mobil juga ada banyak. Jarak dekat enaknya ditempuh dengan jalan kaki, kalau naik sepeda harus punya tenaga extra karena di Okinawa jalanannya naik-turun berbukit-bukit, hehe.

Waktu terbaik untuk berkunjung:

Kalau ingin menjadi yang pertama melihat bunga sakura mekar, silahkan datang ke Okinawa pada pertengahan bulan Maret dan April. Musim hujan dimulai pada awal Mei hingga Juni. Musim panas di Okinawa sangat panas dan lembab, kemana-mana harus bawa sunblock dan topi, sedangkan keringat akan mengucur deras. Tapi saat summer tetap jadi waktu yang banyak dipilih turis, karena semua pantai dibuka dan kita bisa bebas melakukan semua aktivitas baik di air ataupun didarat. Sebisa mungkin hindari bulan September karena ini musim taifu alias badai, banyak topan ganas yang menerjang jadi aktivitas tentu terbatas. Sedangkan bulan Oktober dan November juga jadi waktu yang pas untuk mengunjungi Okinawa karena cuacanya tidak terlalu panas, sejuk-sejuk berangin.

Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan di Okinawa, di antaranya sebagai berikut:

  1. Pergi ke pantai. Okinawa punya banyak pantai yang bagus, beberapa pantai yang populer, Tropical beach, Sunset beach, Araha beach dan Naminoe beach.
  2. Berjalan-jalan atau naik sepeda menyusuri jalanan Okinawa yang memiliki trotoar yg lebar sambil menikmati udara bersih dan langit biru bisa membuat hati ini jadi bahagia looh. Kita bisa mengamati lingkungan, rumah penduduk asli, dan tentu saja mengambil banyak foto.
  3. Shopping sepuasnya, berbelanja oleh-oleh khas Okinawa di kokusaidori, window shopping di mall sebesar lapangan golf; Aeon mall okinawa rycom, atau beli produk branded dengan harga miring di Outlet mall Ashibinaa, shopping dengan nuansa barat di American Village.
  4. Wisata kuliner mencicipi makanan khas Okinawa. Jangan lupa untuk makan Okinawa soba, taco rice, umi budo, beniimo tarte dan makan es krim blue seal.
  5. Snorkling, scuba diving, kano, atau mencoba olahraga laut lainnya. Okinawa memiliki alam bawah laut yang indah sekali yang sangat sayang untuk dilewatkan.
  6. Mengunjungi America Village, daerah ini sedikit berbeda dari daerah okinawa lainnya karena posisinya dekat dengan pangkalan militer amerika di daerah Chatan. Daerah ini kental dengan nuansa barat, restaurant amerika, toko-toko yang menjual barang amerika, bahkan ada kincir anginnya.
  7. Mengunjungi Churaumi Aquarium, yang ada di Ocean Expo Park, terletak di daerah kunigami, bagian utara Okinawa. Disini anak-anak bisa bermain dengan lumba-lumba dan melihat aneka hewan laut lainnya.
  8. Wisata sejarah dengan mengunjungi Okinawa Peace Memorial Park di daerah Itoman, dan peningganalan markas bawah tanah Japanese Navy didaerah Tomigusuku. Pengunjung bahkan diperbolehkan masuk kedalam goa bawah tanah tempat Japanese navy tidur selama perang.

 



Lokasi restoran tersebut di atas berada di jalan kokusai dori, ada pertigaan dekat starbucks coffee, belok ke kiri, jalan sedikit, namanya BAMBOHE. Ini tuch restaurant yakiniku all you can eat, price rangenya berbeda-beda tergantung hari, lunch atau dinner. Lebih baik datang di hari biasa, waktu lunch, karena harganya lebih murah! Jangan khawatir, ada papan harga didepan pintu masuk restaurant jadi kita bisa hitung-hitungan dahulu sebelum masuk, hehe. Bayar dahulu, baru boleh makan sepuasnya dengan waktu paling lama 90 menit. Waktu selama itu cukup lah yaa untuk makan-makan sepuasnya sampe kenyang sambil ngobrol, hehe. Saya terakhir makan akhir tahun 2015, pas promo jam makan siang, 1 orang dewasa 990 yen, anak-anak setengah harga. Harga standar dihari biasa 1200-1400 yen, makan malam bisa 2x lipat harganya. Untuk ukuran harga restaurant viking, ini tergolong murah sekali, makanya tiap jam makan siang selalu ramai oleh turis. Selain yakiniku ada miso, soba, salad, makanan lainnya tergantung musim seperti; odeng (disaat musim gugur & dingin), ada berbagai pilihan minuman panas atau dngin, dessert buah, pudding, kue, es serut, dan es krim vanila blue seal (ini paling laris). Makanlah sepuasnya sampai kenyang seharian, kan jadi hemat uang makan, hahaha.


 

 


Sumber:
Artikel & Gambar/Photo dibuat oleh Ehara Poetry melalui Grup Facebook Backpacker Dunia pada Tanggal 31 Januari 2016