Saya mau share catatan perjalanan ala flashpacker saya minggu lalu ke Kuala Lumpur, Malaysia.

Pembicaraan serius tentang rencana liburan ke Malaysia ini dimulai ketika saya berhasil memenangkan undian tiket pesawat gratis one-way dari salah satu situs pencarian tiket pesawat di Indonesia. Dari tiket gratis tersebut, saya mencoba mengajak teman-teman saya, akhirnya yang siap pergi sebanyak 5 orang, YEAH!

Kami sepakat terbang ke Kuala Lumpur tanggal 13 Jan – 17 Jan 2016. Saya pergi dengan 1 teman dari Balikpapan (BPN – KUL ) dan 3 orang teman dari Yogyakarta (JOG – KUL). Kami bertemu di Kuala Lumpur malamnya.

1. Hari ke-1 (13 Januari 2016):

Karena jadwal kedatangan kami berbeda, kami berdua dari Balikpapan sampai duluan di KLIA2 dan langsung pergi ke penginapan. Kami naik Bus Star Shuttle dengan tujuan (KLIA2 - Pudu Sentral) seharga RM 10. Kami menginap di Raizzy’s Guesthouse di dekat Pasar Seni. Guesthousenya sudah cukup terkenal di kalangan backpacker karena lokasinya yang deket banget sama Central Market, Stasiun Pasar Seni, dan Chinatown. Kami memesan kamar Family Room selama 3 malam (13 – 16 Jan) untuk 4 orang, tapi karena kami ber-5 jadi kena biaya tambahan untuk extra bed, kalau ditotal kami hanya membayar sekitar Rp 300.000. Oh iya, guesthousenya udah include simple breakfast dan free refill water. Saya kasih nilai 8 dari 10 untuk guesthouse ini.

Sore menjelang malam kami berdua berkeliling kota. Berkat cari informasi soal KL dari salah satu postingan member BD, saya sempat makan di Sam’s Grocery, Nu Sentral, KL Sentral. Saya makan nasi ayam paketan seharga RM 5,26, cukup murah dan sedikit mengenyangkan tapinya. Ada lagi yang lebih murah sekitar RM 3 (nasi telur rebus). Setelah makan saya pergi ke Berjaya Times Square dengan naik monorail untuk beli tiket bus ke Colmar Tropicale Resort. Kalau kalian berencana sering naik LRT, Monorail, dan Rapid KL Bus, sebaiknya beli My Rapid KL Card, saya beli yang Smart 7 Weekly untuk penggunaan seminggu dengan harga RM 20 (RM 5 saldo mengendap, RM 15 untuk pemakaian). Keuntungannya pakai kartu ini adalah kalian gak perlu repot ngantri beli coin di stasiun dan harga sekali jalannya terbilang lebih murah.

Eng ing eng… sesampainya di Berjaya Times Square 8F, ternyata konternya udah tutup. Jadi kami berencana datang lagi besok aja. Setelah itu kami pergi ke Bukit Bintang, KLCC Park dan Petronas Twin Tower sampai jam 10.30 malam. Setelah itu pulang dengan naik bus Go KL (bus gratis dan ber-wifi yang wajib coba) dari KLCC – Pasar Seni, tapi ternyata kami salah jalur, harusnya Purple Line tapi kami naik Blue Line. Berhubung bus Go KL cuma beroperasi sampai jam 11 malam, kami malah tidak sampai ke guesthouse dan memutuskan untuk naik LRT dari KLCC lagi.

2. Hari ke-2 (14 Januari 2016):

Paginya kami pergi ke Batu Caves dari KL Sentral dengan naik KTM Komuter Train seharga RM 5,20 (PP). Tiketnya ini bisa beli di konter KTM dan gak berlaku dengan penggunaan My Rapid KL Card. Sesampai di Batu Caves kami cuma berfoto-foto di depan patung emasnya dan tidak naik ke tangganya yang tinggi itu. Setelah itu kami kembali ke KL Sentral, Pasar Seni, dan lanjut ke KL Tower naik bus Go KL. Bagi kalian yang pengen liat pemandangan Kuala Lumpur dari atas bisa datang ke sini. Jangan lupa untuk pesan tiketnya melalui online karena dapat diskon 10% (tiket saya didiskon dari RM 52 jadi RM 46,8. Lumayan RM 5 kan :D). Saya naik sampai Observation Deck aja karena Open Decknya mahal banget, 2x lipat harganya dari Observation Decknya. KL Tower letaknya di atas bukit, jadi bakal capek kalau jalan kaki ke atas, tapi entar ada free shuttle bus nunggu di depan gerbang.

Setelah puas di sini kami pergi ke Berjaya Times Square, lagi-lagi kena apes karena shuttle bus ke Colmar Tropicale lagi bermasalah sampai akhir minggu. Jadi gak ada transportasi lain selain naik taksi atau rental mobil. Lagi-lagi berkat bantuan informasi teman BD kemarin, kami berhasil ke Colmar via Genting keesokan harinya (cerita tentang Colmar di hari ke-3 ya). Sore menjelang malam kami pergi ke Bukit Bintang, KLCC Park, dan Petronas Twin Tower lagi.

3. Hari ke-3 (15 Januari 2016):

Jadi hari ini dengan berbekal modal nekat dari informasi teman-teman BD, kami pergi ke Colmar Tropicale Resort lewat Genting. Kami pergi naik bus Go Genting dari KL Sentral seharga RM 8,6 untuk PP. Perjalanannya memakan waktu sekitar 1 jam. Sesampai di terminal bus Genting kami bertanya dengan orang-orang sekitar gimana caranya pergi ke Colmar, Alhamdulillah kami bertemu Pak Syahrul yang merupakan supir mini van yang siap mengantarkan kami ke Colmar hingga balik ke KL Sentral. Setelah deal2an harga, kami sepakat bayar RM 72/orang (RM 60 biaya mobil van, RM 12 tiket masuk area Colmar). Sedikit mahal dari harga tiket resmi konter Colmar di Berjaya Times Square. Tapi karena kami pengen ke Colmar pake banget, gpp lah mahal dikit. Beliau orangnya baik, ramah, dan suka ngobrol. Beliau juga sering nganterin tamu dari Indonesia. Kalau ada teman-teman yang berminat ngerental mobil sama beliau, saya ada kontaknya di album foto yang diupload.

Colmar Tropicale Resort adalah French themed village di Bukit Tinggi, Pahang. Perjalanannya naik turun gunung sekitar 1-1,5 jam. Saya sempet mual di dalam van. Bagi teman-teman yang pengen dan suka hunting foto-foto di desa kecil ala-ala Perancis, saya rekomendasiin datang ke sini. Di sini tidak banyak yang bisa dikunjungi selain buat foto-foto aja karena tempatnya kecil dan jauh-jauh. Harga makanan di sini mahal-mahal, gak sesuai dengan kantong saya (sekitar RM 50), jadi lebih baik bawa makanan dari kota ya. Di kawasan ini kami juga ke Japanese Tea House, lokasinya sekitar 15 menit dari Colmar. Bagi kami, tidak ada yang menarik di sini selain mencoba rental kimono (RM 20) dan foto-foto selfie wefie hehehe. Setelah puas ke tempat ini, kami balik ke Genting untuk pulang ke Kuala Lumpur. Malamnya kami hanya berbelanja di Central Market dan Chinatown.

4. Hari ke-4 (16 Januari 2016):

Hari ini adalah hari check-out kami dari guesthouse. Awalnya kami ingin pergi ke Putrajaya, tapi karena cuaca yang tidak bersahabat dan ribet bawa tas koper sana sini, maka kami urungkan niat pergi ke sana. Sebagai gantinya kami hanya pergi ke tempat-tempat terdekat seperti Central Market, KL City Gallery, Dataran Merdeka, dan Chinatown. Kami pergi ke KL City Gallery, tempat yang wajib didatangin untuk lihat miniatur kota Kuala Lumpur dan sejarahnya. Kalian diwajibkan membayar tiket masuk sebesar RM 5 yang nanti bukti tiketnya bisa ditukarkan makanan/minuman dengan harga yang sama di kafe KL City Gallery. Btw, cheese cake di kafenya enak banget, kalian harus coba deh! Jangan lupa berfoto di tulisan I Love KL di depan KL City Gallery ya meskipun harus ngantri. Setelah itu kami ke Dataran Merdeka untuk foto-foto sebentar sebelum hujan deras turun. Cukup lama berteduh di Dataran Merdeka Underground, kami kembali ke guesthouse untuk mengambil tas koper kami yang dititipkan pas check-out tadi. Setelah itu kami bersiap ke KLIA2 lewat KL Sentral. Untuk pergi ke KLIA, kami tidak memilih naik KLIA Express/ KLIA Transit, tapi hanya naik Aerobus dari KL Sentral seharga RM 11.

Pesawat kami berangkat keesokan harinya jam 8.30 dan 9.30 pagi. Mau tidak mau kami harus standby dan menginap di KLIA2. Di KLIA2 tersedia sleeping point lantai 2, tapi tanpa colokan buat ngecharge gadget dll. Kalau mau ngecharge udah disediain tempatnya, tapi biasanya gak boleh dijadiin tempat buat tidur juga. Selama 12 jam menunggu jadwal penerbangan, kami hanya berkeliling KLIA2 saja.

Itulah catatan perjalanan saya dan teman-teman di Kuala Lumpur, Malaysia. Semoga bermanfaat untuk teman-teman BD yang juga berkunjung ke sana. Terima kasih banyak untuk teman-teman pembaca dan teman-teman yang sudah ngeshare informasi penting tentang KL di forum BD
smile emoticon


 

Rincian Biaya Hari ke-1:
- Bus Star Shuttle (KLIA2 – Puduraya): RM 10
- My Rapid KL Card: RM 20
- Makan Sore di Sam’s Grocery, Nu Sentral: RM 5,26
- Makan Malam di Chinatown: RM 7,50
- Beli Minum di 7-11: RM 1,60
Total: RM 44,36

Rincian Biaya Hari ke-2:
- KTM Train (KL Sentral – Batu Caves PP): RM 5,20
- KL Tower: RM 46,8
- Makan Siang: RM 3,99
- Makan Malam: RM 7,20
Total: RM 63,19

Rincian Biaya Hari ke-3:
- Makan Pagi: RM 6,50
- Tiket Bus Go Genting (PP): RM 8,60
- Rental Mini Van: RM 60
- Tiket Masuk Colmar Tropicale: RM 12
- Makan Malam: RM 11
Total: RM 98,1

Rincian Biaya Hari ke-4:
- Makan Siang: RM 5,70
- Tiket KL City Gallery: RM 5
- Tiket Sky Bus (KL Sentral – KLIA2): RM 11
- Makan Malam di KLIA2: RM 20
Total: RM 41,7

Biaya Penginapan 3 malam/orang (via Traveloka): Rp 300.000
Biaya Tiket Pesawat (KUL – BPN): Rp 588.000

Total Pengeluaran 4 Hari + (Biaya Penginapan + Tiket Pesawat):
RM 247,35 + (Rp 300.000 + Rp 588.000) = kurang lebih Rp 1.680.000
(*) Berdasarkan kurs MYR – IDR hari ini >> RM 1 = Rp 3.233 (via Google)
(**) Tidak termasuk biaya oleh-oleh dan jajan


{gallery}1.world/108{/gallery}


Sumber Itenary:

Itenary perjalanan wisata ini dibuat oleh Aditya Rizky Saputra melalui Grup Facebook Backpacker Dunia pada Tanggal 24 Januari 2016


Koleksi Foto oleh Aditya Rizky Saputra