Kali ini saya akan berbagi pengalaman pengajuan visa Irlandia, lebih tepatnya Republik Irlandia / Irlandia Selatan. Ini pengalaman pribadi dan saya langsung mengajukan ke pihak Irish Embassy tanpa menggunakan jasa pihak ketiga. Ada sedikit perubahan persyaratan dari pihak embassy.

Sebelum masuk ke tata cara pengajuan visa, jangan tertukar antara Irlandia Utara dan Irlandia Selatan, Visa UK dan Visa Irlandia

Visa UK mengcover England, Scotland, Wales, dan Northern Ireland (ibukotanya Belfast). Sedangkan Visa Irlandia hanya mengcover Republik Irlandia alias Irlandia Selatan, dengan ibukota Dublin. Jadi Republik Irlandia memang merupakan negara terpisah dari UK, sehingga jenis visanya pun berbeda.

Berikut point-point mengenai pengajuan Visa Republik Irlandia:

  1. Sejak Juli/Agustus 2015, Republik Irlandia sudah membuka kedutaannya di Jakarta, di gedung WTC 1, Jl.Sudirman, lt.14 (sebelumnya pengajuan visa dilakukan melalui konsulat di gedung bursa efek dan dikirim ke Singapura).
  2. Tidak ada biaya sepeser pun yang dikenakan untuk pengajuan visa Republik Irlandia
  3. Sebelum mengajukan visa, disarankan para applicant mengirimkan email ke untuk minta dikirimkan persyaratan dokumen terupdate yang dibutuhkan.
  4. Setelah mengirimkan email, pihak kedutaan akan men-submit 2 dokumen yang menjadi acuan kita dalam pengajuan visa (lihat gambar 1 & gambar 2).
    1. Gambar 1, berupa document checklist yang mesti kita siapkan.
    2. Gambar 2, berupa template undertaking letter dari pihak embassy yang mesti kita lengkapi dan tandatangani, yang menyatakan kita tidak akan menyalahgunakan ijin kunjungan
    3. Utk pengisian form aplikasi, masuk ke www.visas.inis.gov.ie
    4. Visa kategori diisi Single Entry bagi yang baru pertama/kedua kali mengajukan Visa Republik Ireland. MultiEntry boleh diajukan, jika sebelumnya kita sudah pernah mengajukan visa Republik Irlandia 2x dan approved. Info lengkapnya silakan baca di web kedutaan.
    5. Sertakan dokumen pendukung yang menyatakan kita akan kembali lagi ke Indonesia sesuai masa berlaku visa. Misal: surat keterangan kerja
    6. Jika kita berkunjung karena undangan, sertakan jg reference letter
    7. Sertakan surat keterangan nasabah dari bank beserta rekening koran 3-6 bulan
    8. Bukti reservasi penginapan
    9. Bukti reservasi penerbangan (tidak perlu tiket yang sudah dibayar)
    10. Travel Insurance
    11. Sertakan fotokopi akte kelahiran dan atau buku nikah yang sudah diterjemahkan oleh sworn translator ke dalam bahasa Inggris. FYI, sebelumnya pihak embassy minta bukti terjemahan yang asli. Tp sejak akhir tahun lalu mereka hanya minta fotokopi saja (terjemahan asli tetap dibawa untuk jaga-jaga kalau diminta)
    12. Fotokopi paspor beserta detail visa di dalamnya. Kalau saya, semua yang ada stamp imigrasi dan visa difotokopi semua. Pihak embassy minta fotokopi paspor beserta isinya dikarenakan saat pengajuan visa, paspor tidak ditinggal di sana, tapi dibawa pulang.
    13. 2 lembar foto dengan background putih, 3.5cm x 4.5 cm
    14. Akhir tahun lalu pihak embassy mensyaratkan semua dokumen dibuat dalam rangkap 2. Tetapi sekarang tidak perlu lagi.
      Perubahan persyaratan ini yang menyebabkan kenapa kita disarankan mengirim email terlebih dahulu ke pihak embassy sebelum pengajuan visa, agar kita mendapatkan informasi yang terupdate.
    15. Proses visa membutuhkan waktu 4-6 minggu. Alhamdulillah pengajuan visa saya hanya memakan waktu 4 hari saja.
  5. Jika ada hal yang sekiranya perlu ditanyakan, pihak embassy bisa telepon di 021-28094300 pada jam kerja, 09.00-12.00, 14.00-16.00, dan petugasnya sangat helpful serta ramah dalam menjawab pertanyaan kita.
  6. Setelah semua lengkap, silakan langsung datang ke Irish Embassy di Gedung WTC 1 pd hari/jam kerja, 9.00-12.00, 14.00-16.00. Untuk perorangan, tidak perlu membuat appointment, langsung datang. Sedangkan untuk group, harus appointment terlebih dahulu.
  7. Jika visa sudah selesai, pihak embassy akan mengirimkan email dan kita harap menelpon mereka untuk membuat janji kapan visa akan diambil. Jgn lupa saat pengambilan visa, paspornya dibawa untuk ditempel visa.

Semoga informasi ini berguna...selamat mencoba!


Sumber:
Artikel & Gambar/Photo dibuat oleh Henny Susanti melalui Grup Facebook Backpacker Dunia pada Tanggal 23 Januari 2016